- Mikrokontroler
- Komputer mungil seukuran kartu nama yang menjalankan satu program berulang tanpa layar dan tanpa mouse. Papan ini menjadi otak robot. Anak Anda menyentuhnya di modul ketiga, ketika program pertama diunggah dan roda mulai berputar.
- Breadboard
- Papan berlubang untuk merangkai komponen dengan cara menancapkan kaki dan kabel, tanpa solder dan tanpa panas. Dipakai di modul kedua supaya rangkaian lampu, tombol, dan buzzer bisa dibongkar pasang berkali-kali sampai alurnya benar benar dipahami.
- Sense Think Act
- Alur kerja tiga langkah yang mendasari hampir semua robot: membaca keadaan, memutuskan, lalu bergerak. Alur ini muncul di modul pertama dan diulang di setiap proyek, sehingga anak punya satu kerangka berpikir yang konsisten.
- Coding Blok Visual
- Cara memprogram dengan menyusun potongan perintah berbentuk balok warna, mirip menyusun kalimat dari kepingan puzzle. Dipakai di jenjang awal supaya anak melihat logika pengulangan dan percabangan lebih dulu, sebelum berpindah ke kode berbentuk tulisan.
- Sensor Ultrasonik
- Pengukur jarak yang bekerja seperti kelelawar, memancarkan bunyi tak terdengar lalu menghitung pantulannya. Muncul di modul sensor dan proyek penghindar halangan, ketika robot harus berhenti beberapa sentimeter sebelum menyentuh dinding atau kaki kursi.
- Sensor Garis
- Mata kecil di bawah badan robot yang membedakan permukaan gelap dan terang lewat pantulan cahaya. Menjadi kunci proyek pengikut garis, karena dari bacaan sensor inilah robot memutuskan belok kiri, belok kanan, atau jalan lurus.
- Angka Ambang
- Batas yang memisahkan dua keputusan, misalnya gelap atau terang, dekat atau jauh. Anak Anda mengaturnya saat kalibrasi sensor, mencobanya di lantai berbeda, lalu menemukan sendiri bagaimana satu angka mengubah seluruh perilaku robot.
- Aktuator
- Bagian yang mengubah perintah program menjadi gerakan nyata, seperti motor roda, servo pada lengan, atau buzzer yang berbunyi. Istilah ini dipakai sejak tahap pengenalan, saat robot dipetakan menjadi tiga peran: indera, otak, dan otot.
- Motor Driver
- Papan kecil perantara antara mikrokontroler dan motor, karena otak robot terlalu lemah untuk mendorong arus besar sendirian. Dirakit di modul keempat, dan menjelaskan mengapa gerakan robot menjadi mulus setelah komponen ini terpasang benar.
- Rangka Robot
- Badan tempat roda, papan, dan baterai dipasang, sering disebut chassis di kotak kitnya. Dibahas saat desain mekanik, ketika anak menggeser posisi baterai beberapa sentimeter lalu melihat robotnya berhenti oleng di tikungan.
- Firmware
- Program yang menetap di dalam perangkat dan langsung berjalan begitu daya menyala, berbeda dengan aplikasi ponsel yang bisa ditutup kapan saja. Anak Anda menulis firmware pertamanya di modul mikrokontroler, lalu mengunggahnya lewat kabel.
- Robot Pengikut Garis
- Robot yang menyusuri garis di lantai memakai sensor di bagian bawah. Proyek ini biasanya menjadi karya pertama yang benar benar berjalan sendiri, dan sering jadi video pertama yang anak Anda ingin tunjukkan kepada keluarga.
- Debug
- Kegiatan menelusuri sebab robot berperilaku aneh lalu memperbaikinya. Di kelas, anak menuliskan dugaan, menguji satu hal per percobaan, dan mencatat hasilnya. Kebiasaan menelusuri masalah dengan tenang ini sering terbawa ke pelajaran sekolah.