- Impresi
- Berapa kali iklan Anda tampil di layar, terlepas apakah dilihat sungguhan. Angka besar di sini belum berarti apa-apa sebelum dipasangkan dengan klik.
- CTR
- Rasio klik terhadap tayangan, ditulis dalam persen. CTR rendah biasanya menandakan pesan atau visualnya belum cocok dengan orang yang Anda sasar.
- CPC
- Biaya yang Anda bayar untuk satu klik. Berguna membandingkan efisiensi antar-materi iklan pada kanal dan periode yang sama.
- CPM
- Biaya untuk seribu tayangan. Dipakai saat tujuan kampanye adalah dikenal orang banyak, ketika klik belum jadi ukuran utama.
- Konversi
- Tindakan yang Anda tetapkan sebagai tujuan, misalnya pembelian, pengisian formulir, atau pesan WhatsApp masuk. Tanpa definisi konversi, seluruh laporan kehilangan artinya.
- CPL
- Biaya untuk mendapat satu prospek yang meninggalkan kontak. Angka ini paling jujur dibaca berdampingan dengan berapa persen prospek yang akhirnya membeli.
- ROAS
- Perbandingan pendapatan terhadap belanja iklan. ROAS tiga berarti setiap satu rupiah iklan menghasilkan tiga rupiah penjualan kotor, sebelum ongkos lain dihitung.
- Funnel
- Gambaran perjalanan orang dari pertama tahu sampai membeli. Memetakannya membantu Anda melihat di tahap mana calon pembeli paling banyak berhenti.
- Landing page
- Halaman tujuan yang dibuka setelah iklan diklik. Satu halaman fokus dengan satu ajakan biasanya bekerja lebih baik daripada mengirim orang ke beranda.
- Bounce rate
- Persentase pengunjung yang pergi tanpa berinteraksi. Angka tinggi sering menandakan janji di iklan berbeda dengan isi halaman yang mereka temui.
- Retargeting
- Menayangkan iklan khusus kepada orang yang sudah pernah mengunjungi situs atau menonton video Anda, karena mereka sudah mengenal merek Anda.
- Audiens lookalike
- Kumpulan orang baru yang perilakunya mirip pelanggan Anda saat ini, disusun otomatis oleh platform dari data yang Anda unggah.
- Pixel
- Potongan kode di situs Anda yang mencatat tindakan pengunjung dan mengirimkannya ke platform iklan sebagai bahan pengukuran.
- UTM
- Penanda yang ditempel di ujung tautan agar laporan analytics dapat memisahkan lalu lintas dari setiap kanal, kampanye, dan materi.
- Atribusi
- Aturan menentukan kanal mana yang dianggap berjasa atas satu konversi, ketika calon pembeli menyentuh beberapa titik sebelum memutuskan.
- Frekuensi
- Rata-rata berapa kali satu orang melihat iklan Anda. Melewati batas nyaman, angka ini berubah dari pengingat menjadi gangguan.
- A/B test
- Menjalankan dua versi berdampingan dengan satu perbedaan saja, supaya Anda tahu variabel mana yang benar-benar menggerakkan hasil.
- Engagement rate
- Rasio interaksi terhadap jangkauan di media sosial. Berguna menakar resonansi konten organik sebelum Anda membayar untuk menyebarkannya.
- Lead magnet
- Sesuatu yang bernilai dan Anda berikan gratis, seperti panduan atau kalkulator, sebagai imbalan kontak calon pembeli.
- Organic reach
- Jumlah orang yang melihat konten Anda tanpa dibayar. Menurun tajam di banyak platform, sehingga sering perlu ditopang anggaran kecil.
- Jangkauan
- Jumlah orang berbeda yang melihat konten Anda, dihitung sekali per orang. Berbeda dengan impresi yang menghitung setiap penayangan.
- Nilai pesanan rata-rata
- Total penjualan dibagi jumlah transaksi. Menaikkan angka ini sering lebih murah daripada mengejar pembeli baru lewat iklan.
- Retensi
- Seberapa banyak pembeli kembali membeli lagi. Kanal iklan terlihat jauh lebih efisien ketika retensi dihitung ikut ke dalam nilai satu pelanggan.