Productivity dan Business

Bootcamp Google Workspace untuk Kolaborasi Tim Bisnis

Kelas cohort online lewat Zoom untuk tim yang berbagi berkas setiap hari. Anda berlatih menata folder Drive, mengatur siapa boleh melihat dan menyunting, merevisi dokumen tanpa saling menimpa, mengisi spreadsheet bersama, dan menutup rapat dengan catatan yang jelas.

cyberskill.id
Ilustrasi pria berjas menunjuk di samping laptop berlayar dasbor dan gelembung obrolan merah muda, banner Workspace for Business and Collaboration Bootcamp dari Cyberskill
  • Kelas online lewat Zoom
  • Latihan dari masalah kerja Anda sendiri
  • Instruktur dikurasi khusus topik kolaborasi
  • Konsultasi gratis sebelum mendaftar
4tahap belajar berurutan
6teknik kolaborasi yang hasilnya bisa dicek
1paket serah terima sistem kerja tim

Tentang Program

Saat Satu Dokumen Dikerjakan Lima Orang Sekaligus

Google Workspace Bootcamp

Google Workspace Bootcamp di Cyberskill adalah kelas cohort online lewat Zoom yang melatih tim bisnis bekerja pada satu set berkas bersama. Materinya berjalan dalam 4 tahap: menata penyimpanan dan izin akses di Drive, merevisi dokumen lewat saran dan komentar, mengisi spreadsheet kolaboratif, lalu menjalankan rapat yang meninggalkan catatan dan tindak lanjut.

  • Cocok untuk staf admin, koordinator proyek, tim penjualan, keuangan, dan pemilik usaha yang berkasnya dibuka banyak orang.
  • Semua latihan berjalan di peramban, jadi laptop kantor yang tidak boleh diinstal aplikasi tetap bisa dipakai.
  • Akun Google aktif menjadi syarat masuk, dan akun Gmail pribadi cukup untuk hampir semua latihan.
  • Proyek akhirnya berupa paket serah terima: peta folder, matriks akses, templat, tracker bersama, dan panduan rapat tim Anda.
  • Tiap tahap ditutup titik capaian yang bisa dicek rekan kerja, misalnya menemukan berkas tanpa bertanya ke siapa pun.
Alur Cohort Workspace

Satu Alur Kerja, Empat Tahap, Satu Paket Serah Terima

Seluruh peserta cohort berjalan di jalur yang sama. Tiap tahap menambah satu lapis pada sistem kerja yang Anda bangun, dan tiap lapis punya titik capaian yang bisa diperiksa instruktur maupun rekan kantor.

Jalur Kolaborasi Tim Google Workspace

Cohort online lewat Zoom

Untuk: Staf dan kepala tim yang pekerjaannya bergantung pada berkas bersama

  1. Tahap 1. Rumah berkas dan izin akses

    • Drive bersama dan pemilik berkas
    • Aturan nama berkas
    • Matriks akses per folder
    • Verifikasi dua langkah

    Proyek yang dibangunPeta folder tim beserta tabel siapa boleh melihat, memberi komentar, dan menyunting.

    Rekan yang belum pernah membuka folder itu menemukan versi terakhir sebuah laporan tanpa bertanya.

  2. Tahap 2. Dokumen yang direvisi bersama

    • Mode saran
    • Komentar bertugas
    • Versi bernama
    • Templat dokumen dan deck

    Proyek yang dibangunSatu templat dokumen tim yang sudah melewati satu putaran revisi lengkap bersama peninjau dan penyetuju.

    Dokumen final tanpa komentar menggantung, dengan versi bernama yang siap dipulihkan.

  3. Tahap 3. Spreadsheet dan formulir permintaan

    • Validasi data
    • Proteksi rentang
    • Tampilan filter
    • Google Forms tertaut ke Sheets

    Proyek yang dibangunTracker permintaan yang diisi lewat formulir dan dipakai beberapa orang sekaligus.

    Rekap per status atau per orang keluar dari pivot table tanpa perlu merapikan data lebih dulu.

  4. Tahap 4. Ritme rapat dan serah terima

    • Agenda di undangan Calendar
    • Notulen di Google Docs
    • Space Google Chat
    • Panduan anggota baru

    Proyek yang dibangunPaket serah terima: peta folder, matriks akses, templat, tracker, dan panduan rapat dalam satu folder.

    Paket dipresentasikan, dan instruktur bisa mengikuti alurnya tanpa penjelasan tambahan.

Dibawa ke mana Penggerak kolaborasi di tim Anda Berkas tim punya satu rumah, akses tercatat, revisi terlacak, dan keputusan rapat punya pemilik. Administrasi kantorOperasionalKeuangan dan penagihanPenjualanUsaha kecil dan menengah

Empat tahap di atas menunjukkan urutan materi. Jadwal konkret setiap batch, termasuk seberapa sering dan seberapa lama kelas bertemu, kami kabarkan lewat WhatsApp begitu Anda menghubungi tim.

Kebiasaan Tim yang Terukur

Enam Teknik Kolaborasi yang Bisa Dicek di Berkas

Tiap teknik di bawah meninggalkan bukti yang terlihat. Rekan kerja bisa membuka folder, dokumen, atau spreadsheet Anda dan langsung melihat apakah kebiasaan itu sudah berjalan. Karena itu instruktur menilai hasil kerja di berkas, lalu mengulas alasan di balik tiap pengaturan.

1

Peta Drive Bersama dan Aturan Nama Berkas

Anda membangun struktur Drive bersama per divisi atau per klien, lalu menyepakati pola nama berkas yang memuat tanggal, proyek, dan status. Karena kepemilikan melekat pada tim, dokumen tetap tinggal saat seseorang pindah divisi. Cara mengeceknya: anggota baru menemukan versi terakhir laporan tanpa perlu bertanya.

2

Matriks Akses dan Pembersihan Link Terbuka

Anda menyusun tabel sederhana berisi siapa yang boleh melihat, memberi komentar, dan menyunting tiap folder. Setelah itu Anda menelusuri berkas yang terbuka bagi siapa pun pemegang link, lalu menutup yang berisi data pelanggan atau keuangan. Hasilnya bisa dicek dari daftar berbagi di tiap folder.

3

Siklus Revisi Lewat Saran dan Komentar Bertugas

Peninjau bekerja di mode saran, sehingga tiap perubahan tampil berwarna dan bisa diterima atau ditolak penulis. Pertanyaan ditulis sebagai komentar yang ditugaskan ke nama tertentu. Dokumen dinyatakan final saat tidak ada komentar menggantung dan versinya sudah diberi nama di histori versi.

4

Tracker Bersama yang Tahan Salah Ketik

Di Google Sheets Anda memasang daftar pilihan untuk kolom status, validasi tanggal, dan proteksi pada kolom berisi rumus. Tiap orang memakai tampilan filter sendiri, jadi penyaringan satu orang tidak mengacaukan layar rekannya. Bukti berhasilnya sederhana: rekap keluar tanpa perlu merapikan data lebih dulu.

5

Formulir sebagai Pintu Masuk Permintaan

Permintaan yang tadinya datang lewat chat pribadi dipindahkan ke Google Forms yang jawabannya mengalir ke satu spreadsheet. Tiap permintaan tercatat bersama waktu masuk, pengirim, dan detail yang wajib diisi. Tim berhenti menggulir riwayat obrolan demi mencari pesanan yang terlewat.

6

Rapat yang Meninggalkan Jejak Tindak Lanjut

Undangan Google Calendar membawa agenda di dokumen terlampir. Selama rapat Google Meet, notulis mencatat keputusan di dokumen yang sama, dan tiap tindak lanjut langsung menjadi komentar bertugas atau baris baru di tracker. Setelah rapat, siapa pun bisa melihat keputusan, pemiliknya, dan tenggatnya.

Dari Berkas Pribadi ke Sistem Tim
L1 Menyimpan dan membagikan berkas dengan akses yang tepat
L2 Merevisi dan mengisi data bersama tanpa saling menimpa
L3 Merancang folder, tracker, dan templat untuk satu alur kerja
L4 Menjaga sistem tim tetap rapi saat orang datang dan pergi
Keempat anak tangga ini sama dengan jenjang yang dirinci di halaman ini, masing-masing diringkas menjadi satu baris.

Kekusutan kolaborasi jarang lahir dari aplikasi yang kurang fitur. Biasanya ia lahir dari kesepakatan yang tidak pernah ditulis: siapa pemilik berkas, di mana versi terakhir, dan kapan sebuah dokumen dianggap final. Enam teknik ini menuliskan kesepakatan itu ke dalam pengaturan Workspace.

Materi

Materi per Tahap: Penyimpanan, Dokumen, Spreadsheet, Rapat

Modul Deskripsi Topik
M1

Tahap 1. Rumah Berkas Tim dan Izin Akses

Tahap pembuka menata tempat pekerjaan tinggal. Anda membedakan Drive saya dan Drive bersama, memindahkan berkas tim ke tempat yang kepemilikannya jelas, dan menulis aturan akses per folder. Keamanan akun ikut dibahas di sini, karena izin akses serapi apa pun runtuh kalau satu akun mudah dibobol.

Drive saya, Drive bersama, dan pemilik berkasStruktur folder per divisi, klien, atau proyekPola nama berkas: tanggal, proyek, statusTingkat akses dan pengaturan akses umum linkMematikan unduh, cetak, dan salin bagi pelihatVerifikasi dua langkah dan cek perangkat yang masuk
M2

Tahap 2. Dokumen dan Presentasi yang Direvisi Bersama

Di tahap ini satu dokumen dikerjakan beberapa orang tanpa saling menimpa. Anda berlatih peran penulis, peninjau, dan penyetuju di Google Docs, lalu menerapkan pola yang sama di Google Slides untuk deck yang disusun banyak tangan. Latihannya memakai draf yang sengaja dibuat berantakan supaya tiap fitur terasa gunanya.

Mode saran, menerima, dan menolak perubahanKomentar dengan sebutan nama dan penugasanHistori versi dan versi bernamaTemplat dokumen dengan gaya judul yang seragamDeck bersama: satu pemilik per bagian slideMembuka berkas Microsoft Office langsung di Drive
M3

Tahap 3. Spreadsheet Kolaboratif dan Formulir Permintaan

Spreadsheet yang diisi banyak orang mudah rusak oleh salah ketik dan penyaringan yang saling mengganggu. Anda membangun tracker di Google Sheets yang tahan terhadap dua masalah itu, lalu menyambungkannya ke Google Forms supaya permintaan masuk lewat satu pintu. Tahap ini ditutup rangkuman sederhana memakai pivot table, fitur yang merangkum tabel panjang tanpa rumus.

Daftar pilihan dan validasi data per kolomProteksi sheet dan rentang berisi rumusTampilan filter pribadi untuk tiap anggotaNotifikasi perubahan dan komentar di selGoogle Forms dengan jawaban tertaut ke SheetsPivot table untuk rekap per orang atau per status
M4

Tahap 4. Rapat, Obrolan Tim, dan Paket Serah Terima

Tahap penutup merangkai semuanya. Anda menyusun kebiasaan rapat lewat Google Calendar dan Google Meet, memindahkan obrolan kerja ke space Google Chat yang bertopik, lalu mengemas seluruh sistem menjadi paket serah terima. Paket itulah yang diperiksa instruktur di akhir bootcamp.

Undangan Calendar dengan agenda terlampirNotulen dan keputusan di dokumen rapatTindak lanjut sebagai komentar bertugas atau baris trackerSpace Google Chat per proyek dengan balasan berutasPanduan satu halaman untuk anggota baruPresentasi paket serah terima di depan kelas
Metode

Empat Tahap Cyberskill, Diterapkan ke Folder Tim Anda

Setiap topik di Cyberskill berjalan lewat empat tahap yang sama, dibuka dengan Eksplorasi dan ditutup dengan Portfolio. Di bootcamp ini keempatnya menempel pada satu hal konkret, yaitu cara tim Anda menyimpan, membagikan, dan merevisi pekerjaan. Peserta membawa satu kekusutan nyata dari kantor, lalu mengurainya pelan-pelan sampai menjadi sistem yang bisa diwariskan.

1

Eksplorasi

Anda memotret keadaan sekarang: di mana berkas tim disimpan, siapa pemiliknya, berapa versi laporan yang beredar di grup obrolan, dan rapat mana yang berakhir tanpa catatan. Hasilnya daftar pendek kekusutan yang paling banyak memakan waktu tim.

2

Fundamental

Anda mempelajari mekanisme yang jarang dibaca orang: beda pemilik berkas dan anggota Drive bersama, tingkat akses dari pelihat sampai pengelola, mode saran di Google Docs, histori versi, dan proteksi rentang di Google Sheets. Tiap fitur langsung dicoba di folder latihan.

3

Project Build

Anda merakit sistem kerja kecil untuk satu alur nyata, misalnya pengajuan penawaran harga atau laporan bulanan. Isinya struktur folder, aturan nama berkas, templat dokumen, tracker bersama, dan formulir permintaan. Instruktur memeriksa tiap bagian sebelum Anda lanjut.

4

Portfolio

Anda merapikan sistem itu menjadi paket serah terima yang bisa dibaca orang yang belum pernah ikut kelas. Paket ini bisa dipresentasikan ke atasan, dipakai melatih anggota baru, atau dijadikan contoh kerja saat melamar posisi administrasi dan operasional.

Pijakan Materi

Rujukan Resmi Google dan Aturan Kantor Anda

Materi disusun dari dokumentasi resmi Google dan disesuaikan dengan aturan tempat Anda bekerja. Kami tidak mengklaim kemitraan dengan Google. Rujukan di bawah terbuka untuk siapa pun dan bisa Anda buka lagi setelah kelas.

Google

Pusat Bantuan Google Workspace

Dokumentasi resmi Google untuk Drive, Docs, Sheets, Meet, dan aplikasi lain. Saat nama menu berubah, latihan mengikuti petunjuk terbaru di sana.

Edisi Workspace yang dipakai kantor Anda

Fitur berbeda antara akun Gmail pribadi dan akun organisasi, juga antar edisi langganan. Instruktur membantu Anda mengecek fitur yang benar-benar tersedia di akun Anda.

Kebijakan berbagi milik organisasi

Aturan pengelola akun kantor soal berbagi ke luar domain dan akses tamu tetap menjadi patokan. Latihan menyesuaikan diri dengan batas itu.

Bekal dari bootcamp ini berguna bagi siapa pun yang kelak ingin mendalami pengelolaan akun organisasi, sementara materinya sendiri berpusat pada kerja sehari-hari anggota tim.

Jenjang

Empat Jenjang dari Pengguna Gmail ke Penata Sistem Tim

Cohort menjalankan tahap yang sama untuk semua peserta. Yang berbeda adalah titik masuk dan kedalaman proyek yang Anda garap. Saat konsultasi, tim kami membantu memetakan jenjang Anda supaya target di akhir bootcamp terasa masuk akal.

  1. Pengguna Berkas Bersama

    Eksplorasi: melihat ke mana berkas pergi Terbiasa memakai Gmail, belum pernah mengatur berbagi

    Anda sudah biasa membuka link dokumen dari rekan, tapi jarang memikirkan siapa pemiliknya dan siapa lagi yang bisa membukanya. Di akhir jenjang ini Anda bisa menyimpan berkas di folder yang benar dan membagikannya dengan tingkat akses yang sesuai.

    Google DrivePengaturan berbagiKeamanan akun
    Membedakan pelihat, pemberi komentar, dan editorMembagikan berkas ke nama orang, lalu ke grupMenemukan berkas lewat pencarian dan filter DriveMenyalakan verifikasi dua langkah di akun sendiri
  2. Anggota Tim Kolaboratif

    Fundamental: bekerja di berkas yang sama Sudah rutin berbagi berkas dengan rekan

    Anda sering menyunting dokumen dan spreadsheet yang juga disunting orang lain, dan pernah kehilangan tulisan karena tertimpa. Di akhir jenjang ini Anda merevisi lewat saran dan komentar, memulihkan versi lama, dan mengisi tracker tanpa merusak kolom milik orang lain.

    Google DocsGoogle SheetsGoogle Slides
    Menyunting di mode saran dan menugaskan komentarMemberi nama versi sebelum perubahan besarMemakai tampilan filter tanpa mengganggu rekanMenyusun bagian Anda di deck bersama
  3. Penggerak Alur Kerja

    Project Build: merancang satu alur dari nol Koordinator, admin kantor, atau orang yang sering diminta merapikan

    Anda orang yang dicari rekan saat berkas hilang atau format laporan berantakan. Di akhir jenjang ini Anda merancang struktur folder, templat, tracker, dan formulir permintaan untuk satu alur kerja nyata, lalu mendampingi rekan satu tim memakainya.

    Drive bersamaGoogle FormsTemplat dokumen
    Memetakan alur permintaan dari masuk sampai selesaiMemasang validasi dan proteksi di trackerMenulis aturan nama berkas yang disepakati timMengumpulkan masukan rekan setelah uji coba
  4. Penata Sistem Kerja Tim

    Portfolio: sistem yang bisa diwariskan Kepala tim, pemilik usaha, atau pengelola akun organisasi

    Anda bertanggung jawab atas cara seluruh tim bekerja, termasuk saat ada anggota baru atau karyawan yang pamit. Di akhir jenjang ini Anda memegang paket serah terima lengkap, jadwal pemeriksaan akses berkala, dan panduan singkat yang membuat sistem tetap berjalan tanpa perlu Anda awasi setiap hari.

    Kebijakan berbagi timSerah terima berkasRitme rapat
    Menyusun jadwal pemeriksaan akses per kuartalMenyiapkan daftar periksa anggota baru dan yang pamitMenetapkan ritme rapat dengan notulen dan tindak lanjutMempresentasikan sistem kerja di depan atasan atau tim
Keunggulan

Yang Membuat Bootcamp Ini Terasa di Meja Kerja Anda

Alasan Cyberskill unggul untuk pelatihan IT dan digital di Indonesia dibanding kelas rekaman massal, bootcamp generik, atau tutorial YouTube gratis.

Keunggulan 1

Berangkat dari Kekusutan Kantor Anda

Latihan dimulai dari masalah yang Anda bawa, misalnya folder bersama yang isinya dobel atau laporan yang beredar dalam empat versi. Karena bahannya dekat, kebiasaan baru lebih mudah dibawa pulang dan diterapkan keesokan paginya.

Keunggulan 2

Instruktur yang Kami Pilihkan untuk Topik Ini

Kami memilihkan pengajar yang terbiasa menata kerja tim di Google Workspace, karena kurasi instruktur di Cyberskill berjalan topik demi topik. Hasilnya, pertanyaan soal izin akses atau revisi yang bertabrakan dijawab dengan contoh dari kantor sungguhan.

Keunggulan 3

Istilah Dijelaskan dengan Bahasa Kantor

Istilah seperti Drive bersama, tampilan filter, atau validasi data dijelaskan dengan bahasa kerja sehari-hari saat pertama muncul. Pertanyaan yang terasa paling dasar pun dijawab dengan layak, karena biasanya pertanyaan itu juga dipendam peserta lain.

Keunggulan 4

Hasil Akhir yang Bisa Diserahterimakan

Bootcamp ditutup dengan paket serah terima yang dapat dipahami rekan Anda tanpa penjelasan panjang. Paket ini berguna untuk presentasi ke atasan, melatih karyawan baru, atau menunjukkan cara kerja Anda di depan calon pemberi kerja.

Keunggulan 5

Urutan Materi yang Saling Menopang

Metode empat tahap Cyberskill menumpuk materi dengan rapi: rumah berkas lebih dulu, lalu dokumen, spreadsheet, dan rapat. Tiap tahap memakai hasil tahap sebelumnya, jadi di akhir bootcamp potongan-potongan itu menyatu menjadi satu sistem.

Keunggulan 6

Pilihan Format Lain Bila Tim Membutuhkan

Cohort ini salah satu dari lima modalitas Cyberskill. Kalau tim Anda butuh pendampingan khusus atau ingin belajar bersama rekan sekantor, tim kami bisa menjelaskan pilihan les privat, kelas kelompok kecil, dan workshop saat konsultasi.

Empat Jalan Belajar Workspace

Tutorial, Kursus Video, Rekan Kantor, atau Cohort Terpandu

Kebanyakan orang belajar Google Workspace sambil bekerja, dari tutorial singkat atau dari rekan yang lebih dulu paham. Cara itu sah dan sering cukup untuk satu fitur. Tantangannya muncul saat yang perlu berubah adalah kebiasaan satu tim. Kolom-kolom di bawah menimbang empat jalan belajar dari sudut itu.

Cyberskill

Bootcamp Cyberskill

  • Latihan izin akses dan berbagi berkas Dicoba di folder latihan yang meniru struktur kantor Anda, lalu diperiksa instruktur
  • Siapa yang memeriksa hasil kerja Instruktur meninjau folder, tracker, dan paket serah terima Anda
  • Mengubah kebiasaan satu tim Proyek akhirnya berupa sistem yang bisa langsung diajarkan ke tim
  • Mengikuti tampilan Workspace terbaru Instruktur memperagakan menu yang berlaku saat kelas berjalan
  • Biaya dan waktu Berbayar, dengan jadwal batch tetap yang dikabarkan lewat WhatsApp
  • Paling cocok untuk Individu atau tim yang ingin satu sistem kerja rapi dan terperiksa
Alternatif

Tutorial YouTube gratis

  • Latihan izin akses dan berbagi berkas Banyak video bagus per fitur, praktiknya Anda atur sendiri
  • Siapa yang memeriksa hasil kerja Tidak ada peninjau, Anda menilai sendiri
  • Mengubah kebiasaan satu tim Umumnya berhenti di tingkat pribadi
  • Mengikuti tampilan Workspace terbaru Tergantung tanggal video diunggah
  • Biaya dan waktu Gratis, kapan saja
  • Paling cocok untuk Mencari cara memakai satu fitur tertentu
Alternatif

Kursus video massal

  • Latihan izin akses dan berbagi berkas Materi tersusun rapi dengan contoh berkas umum yang sama untuk semua pembeli
  • Siapa yang memeriksa hasil kerja Kuis otomatis atau forum tanya jawab
  • Mengubah kebiasaan satu tim Tetap di tingkat pribadi kecuali Anda meneruskannya
  • Mengikuti tampilan Workspace terbaru Tergantung seberapa sering materi diperbarui
  • Biaya dan waktu Umumnya terjangkau, kapan saja
  • Paling cocok untuk Mempelajari dasar aplikasi sesuai tempo sendiri
Alternatif

Belajar dari rekan kantor

  • Latihan izin akses dan berbagi berkas Mewarisi kebiasaan yang sudah ada, termasuk yang keliru
  • Siapa yang memeriksa hasil kerja Rekan membantu saat sempat, di sela pekerjaannya sendiri
  • Mengubah kebiasaan satu tim Menyatu dengan budaya kantor, sehingga sulit diubah dari dalam
  • Mengikuti tampilan Workspace terbaru Tergantung seberapa rajin rekan mengikuti pembaruan
  • Biaya dan waktu Gratis, dan menyita waktu rekan
  • Paling cocok untuk Orientasi hari pertama di kantor baru
Janji Pendampingan

Cara Kami Menemani Anda di Cohort Ini

Seberapa jauh Anda melangkah ditentukan oleh latihan Anda sendiri. Bagian kami adalah menemani prosesnya dengan cara yang jelas, sejak konsultasi pertama sampai paket serah terima Anda selesai diperiksa.

Jaminan 1

Konsultasi dan Kelas Coba Sebelum Membayar

Anda bisa bertanya dulu soal isi, format, dan kecocokan level lewat WhatsApp. Kalau masih ragu, tanyakan kesempatan trial class, yaitu kelas coba untuk merasakan cara instruktur mengajar sebelum Anda memutuskan.

Jaminan 2

Instruktur Pengganti Bila Penjelasannya Tidak Nyambung

Kami yang memilihkan instruktur untuk Anda. Kalau cara menjelaskannya terasa tidak nyambung, sampaikan ke tim kami, lalu kami mencarikan pengganti untuk pendampingan Anda berikutnya.

Jaminan 3

Pertanyaan Paling Dasar Tetap Dijawab

Tidak ada pertanyaan yang terlalu sederhana, termasuk letak tombol bagikan atau beda folder biasa dengan Drive bersama. Instruktur menjawabnya dengan tenang, karena kebiasaan yang benar dimulai dari situ.

Jaminan 4

Latihan Mengikuti Tampilan Terbaru

Google rutin memperbarui tampilan Workspace. Saat letak menu bergeser, instruktur memperagakan jalur terbaru dan menunjukkan cara mencarinya sendiri lewat Pusat Bantuan.

Kesiapan Anda

Persiapan Akun, Perangkat, dan Kalender Anda

Beberapa hal kecil sebaiknya beres sebelum pertemuan pertama. Bootcamp Google Workspace ini berjalan sebagai cohort berjadwal tetap untuk tiap batch, jadi sebagian besar daftar di bawah soal mengamankan kalender dan merapikan akun Anda sebelum kelas dibuka.

  1. Titik Periksa1

    Perangkat dan koneksi

    • Siapkan laptop dengan peramban Chrome versi terbaru, karena fitur kolaborasi berjalan paling stabil di sana.
    • Pastikan koneksi internet Anda sanggup menopang video call selama satu pertemuan penuh tanpa terputus.
    • Gunakan headset bermikrofon supaya suara Anda terdengar jernih saat latihan memimpin rapat Meet.
    • Biasakan membagi layar menjadi dua jendela, sebab banyak latihan menuntut dokumen dan spreadsheet terbuka bersamaan.
  2. Titik Periksa2

    Akun dan bahan latihan

    • Siapkan satu akun Google aktif khusus untuk latihan beserta kata sandinya.
    • Nyalakan verifikasi dua langkah lebih dulu supaya materi keamanan di tahap pembuka bisa langsung dipraktikkan.
    • Kumpulkan contoh berkas kerja Anda sendiri, misalnya rekap tugas bulanan atau daftar kontak vendor.
    • Tanyakan ke pengelola akun kantor sejauh mana Anda boleh mencoba pengaturan berbagi file selama pelatihan.
  3. Titik Periksa3

    Waktu dan ritme batch

    • Kunci seluruh tanggal batch di kalender Anda begitu pendaftaran dikonfirmasi, dan beri ruang longgar di sekitar tiap tanggal itu.
    • Sisihkan waktu latihan di sela pertemuan untuk menyelesaikan tugas dan menyicil proyek.
    • Beri tahu rekan satu tim jadwal kelas Anda supaya rapat internal tidak bertabrakan dengan kelas langsung.
    • Pilih satu masalah kerja nyata sejak awal, misalnya folder tim yang berantakan, untuk digarap menjadi proyek akhir.
Kosakata Workspace

Istilah Kerja Bersama yang Akan Sering Anda Dengar

Istilah berikut akan sering terdengar sepanjang bootcamp. Tiap entri memberi arti singkat dalam bahasa kerja biasa, lalu contoh kapan istilah itu muncul di kantor.

Drive bersama

Ruang penyimpanan yang dimiliki tim atau organisasi. Berkas di dalamnya tetap tinggal saat anggota pindah divisi atau pamit. Cocok untuk folder proyek yang dibuka banyak orang setiap hari.

Juga disebut: Shared drive

Pemilik berkas

Akun yang tercatat memiliki sebuah berkas di Drive saya. Kalau akun itu dihapus, berkasnya bisa ikut hilang. Karena itu dokumen tim sebaiknya disimpan di Drive bersama atau dialihkan kepemilikannya sebelum karyawan pamit.

Tingkat akses

Batas yang menentukan apa yang boleh dilakukan seseorang pada berkas: melihat, memberi komentar, atau menyunting. Drive bersama menambah peran lain seperti kontributor, pengelola konten, dan pengelola. Contohnya, klien cukup diberi akses lihat, rekan sedivisi diberi akses sunting.

Juga disebut: Permission

Akses umum link

Pengaturan yang menentukan siapa saja yang bisa membuka berkas lewat link, misalnya hanya orang yang ditambahkan, semua orang di organisasi, atau siapa pun yang memegang link. Pilihan terakhir cocok untuk brosur publik dan berisiko bagi data pelanggan.

Mode saran

Cara menyunting di Google Docs yang menampilkan perubahan sebagai usulan berwarna tanpa menimpa teks asli. Penulis lalu menerima atau menolak tiap usulan. Terpakai saat atasan atau klien meninjau draf.

Juga disebut: Suggesting mode

Komentar bertugas

Komentar yang menyebut nama rekan lalu ditugaskan kepadanya, sehingga masuk ke daftar tugas orang itu dan terkirim sebagai notifikasi email. Komentar ditandai selesai saat urusannya tuntas, jadi dokumen final bebas dari pertanyaan menggantung.

Juga disebut: Assigned comment

Histori versi

Catatan otomatis setiap perubahan berkas, lengkap dengan waktu dan nama pengubahnya. Versi penting bisa diberi nama, misalnya versi yang dikirim ke klien, supaya mudah dipulihkan kalau isinya tertimpa.

Juga disebut: Version history

Validasi data

Aturan di Google Sheets yang menolak isian di luar ketentuan, seperti tanggal yang salah format atau status yang tidak ada di daftar pilihan. Terpakai di tracker yang diisi banyak orang, supaya rekap tidak perlu dibersihkan dulu.

Rentang terlindungi

Sel atau sheet di Google Sheets yang hanya boleh diubah orang tertentu. Biasanya dipasang pada kolom berisi rumus dan tabel acuan, supaya pengisi data tidak menghapusnya tanpa sengaja.

Juga disebut: Protected range

Tampilan filter

Penyaringan data di Google Sheets yang hanya berlaku di layar Anda. Rekan yang membuka spreadsheet yang sama tetap melihat seluruh baris, sehingga keluhan data mendadak hilang tidak muncul lagi.

Juga disebut: Filter view

Space di Google Chat

Ruang obrolan bersama untuk satu proyek atau topik, dengan balasan yang bisa dikelompokkan per utas. Terpakai untuk memindahkan koordinasi kerja dari grup obrolan pribadi, supaya keputusan mudah ditelusuri dan terpisah dari urusan pribadi.

Verifikasi dua langkah

Lapisan pengaman yang meminta konfirmasi dari ponsel setelah kata sandi dimasukkan. Kata sandi yang bocor saja belum cukup untuk membuka akun, dan itu penting bagi akun yang menyimpan berkas pelanggan.

Juga disebut: 2-Step Verification

Bukti di Folder Tim

Yang Bisa Anda Tunjukkan Setelah Bootcamp Selesai

Keempat angka ini diambil dari isi halaman ini sendiri: jumlah tahap, teknik, komponen paket, dan jenjang. Ukurannya kemampuan yang tampak di berkas, dan kami tidak memasang klaim angka lulusan maupun penempatan kerja.

4 tahap yang masing-masing punya titik capaian rumah berkas, dokumen, spreadsheet, dan rapat
6 teknik kolaborasi yang hasilnya bisa diperiksa dari peta Drive bersama sampai rapat yang meninggalkan jejak
5 komponen paket serah terima peta folder, matriks akses, templat, tracker, dan panduan rapat
4 jenjang titik masuk dari pengguna berkas bersama sampai penata sistem kerja tim

Kemajuan tiap peserta bergantung pada titik awal dan latihan di sela pertemuan. Kami menemani prosesnya dan memeriksa hasil kerja Anda di setiap tahap.

FAQ

Pertanyaan Seputar Akun, Keamanan Berkas, dan Jadwal Batch

Akun Gmail pribadi sudah cukup, atau saya perlu akun Google Workspace dari kantor?
Akun Google aktif wajib ada, dan akun Gmail pribadi cukup untuk sebagian besar latihan di Drive, Docs, Sheets, Slides, Forms, Calendar, dan Meet. Beberapa fitur, seperti Drive bersama dan panel admin, hanya tersedia di akun organisasi. Bagian itu diperagakan instruktur supaya Anda bisa menerapkannya di kantor bersama pengelola akun. Kalau kantor Anda sudah memakai Google Workspace, tanyakan dulu apakah akun kerja boleh dipakai untuk berlatih.
Apa bedanya belajar Google Workspace dengan belajar Microsoft Office?
Keduanya bisa dipakai bekerja bersama. Perbedaannya ada pada ekosistem: Google Workspace berjalan sepenuhnya di peramban dan menyimpan berkas di Drive, sedangkan Microsoft Office berakar pada aplikasi desktop dengan layanan cloud miliknya sendiri. Bootcamp ini khusus untuk tim yang bekerja di Google Workspace. Kalau kantor Anda memakai keduanya, Drive bisa membuka berkas Word, Excel, dan PowerPoint, dan Cyberskill juga punya kelas Microsoft Office tersendiri.
Seberapa aman membagikan berkas kantor lewat link?
Tergantung pengaturannya. Link yang terbuka untuk siapa pun cocok untuk brosur atau materi publik, dan berisiko untuk data pelanggan, gaji, atau keuangan. Berkas seperti itu sebaiknya dibagikan ke nama orang atau grup, dengan tingkat akses serendah yang dibutuhkan. Opsi unduh, cetak, dan salin bagi pelihat juga bisa dimatikan. Di tahap pertama Anda berlatih menelusuri berkas lama yang terlanjur terbuka, lalu menutupnya.
Apakah saya harus berlangganan Google Workspace dulu, dan berapa harganya?
Anda tidak perlu berlangganan untuk ikut Google Workspace Bootcamp ini, karena akun Google pribadi sudah cukup untuk berlatih. Harga langganan Google Workspace ditetapkan Google, berbeda per edisi, dan bisa berubah, jadi rujukan terbaiknya halaman resmi Google. Kami membantu Anda memahami fitur yang membedakan akun pribadi dan akun organisasi, supaya keputusan berlangganan tim Anda lebih berdasar.
Kapan batch berikutnya dimulai, dan berapa pertemuan yang perlu saya sisihkan?
Setiap batch punya kalendernya sendiri. Begitu Anda menghubungi kami, tim akan mengabarkan kapan kelas dimulai, seberapa sering kelas bertemu, dan berapa lama tiap pertemuannya. Di halaman ini kami cukup memastikan dua hal: kelas berjalan online lewat Zoom, dan materinya mengikuti empat tahap yang dirinci di sini. Kirim pesan WhatsApp untuk menanyakan batch terdekat sebelum Anda mengunci kalender kantor.
Saya belum pernah memakai Google Sheets untuk kerja tim. Apakah akan tertinggal?
Tidak perlu khawatir. Materi Sheets dimulai dari anggapan bahwa Anda baru mengenalnya sebagai tempat mengetik tabel. Validasi data, proteksi rentang, dan tampilan filter dijelaskan dari awal dengan contoh tracker kantor yang sederhana, dan rumus yang dipakai tetap dasar. Kalau setelah bootcamp Anda ingin mendalami analisis data, tim kami bisa menyarankan program lanjutan yang sesuai.
Laptop kantor saya dikunci tim IT dan tidak bisa menginstal aplikasi. Masih bisa ikut?
Bisa. Aplikasi Google Workspace berjalan di peramban, jadi tidak ada yang perlu diinstal untuk latihan, dan Zoom pun bisa dibuka lewat peramban. Yang perlu dicek: sebagian kantor memblokir situs tertentu atau membatasi berbagi ke luar domain. Tanyakan ke tim IT sebelum kelas dimulai, atau pakai laptop pribadi dengan akun Google khusus latihan.
Usaha saya kecil dengan lima karyawan. Apakah materi ini terlalu korporat?
Tim kecil justru sering merasakan manfaatnya paling cepat, karena satu orang biasanya memegang banyak peran dan berkas mudah tercecer di ponsel masing-masing. Sebagian besar materi bisa diterapkan dengan akun Gmail biasa. Contoh proyek yang cocok: folder pesanan pelanggan, tracker stok sederhana yang diisi lewat formulir, atau templat penawaran harga yang dipakai semua karyawan.
Bisakah beberapa orang dari satu kantor ikut bersama?
Bisa, dan biasanya lebih efektif, karena kebiasaan kerja bersama lebih mudah berubah kalau beberapa anggota tim mempelajari hal yang sama. Beberapa rekan bisa mendaftar ke batch yang sama. Kalau yang ingin belajar satu tim utuh dan butuh contoh dari folder kantor sendiri, sampaikan saat konsultasi, lalu tim kami menjelaskan pilihan kelas kelompok kecil atau workshop yang lebih pas.
Masuk Batch

Dari Pesan WhatsApp sampai Folder Latihan Pertama

Pendaftaran berjalan lewat percakapan. Tujuannya memastikan batch ini memang cocok dengan kebutuhan Anda sebelum ada pembayaran.

1

Kirim cerita singkat

Tulis lewat WhatsApp peran Anda, aplikasi Google yang sudah dipakai, dan kekusutan kerja tim yang paling mengganggu.

2

Konsultasi dan pemetaan jenjang

Tim kami memetakan jenjang Anda, menjelaskan jadwal batch yang sedang dibuka, dan menyarankan format lain bila kebutuhan Anda lebih pas di sana.

3

Konfirmasi dan persiapan

Setelah pendaftaran dikonfirmasi, siapkan akun latihan, nyalakan verifikasi dua langkah, dan pilih satu masalah kerja yang akan digarap.

4

Masuk kelas lewat Zoom

Tahap pertama langsung membuka Drive Anda: memotret di mana berkas tim tinggal dan siapa saja yang bisa membukanya.

Beri Berkas Tim Anda Satu Rumah yang Jelas

Ceritakan bagaimana tim Anda berbagi dokumen hari ini. Tim Cyberskill membantu memetakan titik awal Anda dan menjelaskan batch Google Workspace Bootcamp yang sedang dibuka.

Konsultasi Gratis via WhatsApp

Tanyakan tanggal batch terdekat lebih awal supaya Anda sempat menyesuaikan kalender kantor.