Peramban
Program yang membaca berkas HTML, CSS, dan JavaScript lalu menggambarnya menjadi halaman, misalnya Chrome, Firefox, dan Safari. Di kelas ini peramban berperan sebagai penilai pertama: apa pun yang Anda tulis, kebenarannya terlihat begitu tab dimuat ulang.
HTML semantik
Menulis halaman memakai elemen yang menjelaskan perannya sendiri, seperti header, nav, main, dan footer. Anda memakainya sejak modul kedua supaya pembaca layar dan mesin pencari mengenali bagian halaman tanpa menebak dari nama kelas.
Kotak berlapis
Cara peramban menghitung ukuran tiap elemen sebagai kotak bertingkat: isi, jarak dalam, garis tepi, lalu jarak luar. Istilah aslinya box model, dan pemahamannya terpakai saat Anda mencari lapisan mana yang menambah lebar.
Flexbox
Aturan CSS untuk merapikan elemen dalam satu baris atau satu kolom, lengkap dengan pengaturan jarak dan perataan. Anda memakainya di menu navigasi, deretan kartu karya, dan tombol yang harus tetap sejajar pada layar sempit.
CSS Grid
Aturan CSS yang menata halaman dalam baris dan kolom sekaligus, mirip papan bergaris. Terpakai saat Anda merancang kerangka halaman utuh, misalnya kolom menu di kiri dengan area isi lebar di kanan.
Media query
Perintah CSS yang menyalakan sekumpulan gaya hanya pada rentang lebar layar tertentu. Anda menulisnya ketika tampilan desktop terasa sesak di ponsel, sehingga ukuran huruf dan jumlah kolom ikut menyesuaikan.
Titik putus
Lebar layar tempat tampilan berganti susunan, misalnya dari satu kolom menjadi tiga kolom. Istilah aslinya breakpoint. Di kelas ini Anda memilihnya dengan menyempitkan jendela sampai tampilan mulai terasa sesak, lalu menandai lebar itu.
Variabel CSS
Nilai yang disimpan sekali lalu dipanggil di banyak tempat, misalnya warna utama atau jarak baku antarbagian. Berguna saat Anda ingin mengganti warna seluruh halaman: satu baris diubah, seluruh bagian ikut menyesuaikan dalam sekali simpan.
DOM
Singkatan Document Object Model, peta seluruh elemen halaman yang disimpan peramban di memori. JavaScript membaca dan mengubah peta ini, jadi istilahnya muncul tiap kali Anda menambah kelas, mengganti teks, atau menyembunyikan satu bagian.
Event listener
Potongan JavaScript yang menunggu satu kejadian, misalnya klik tombol atau pengiriman formulir, lalu menjalankan fungsi. Anda memasangnya ketika membuat menu ponsel yang bisa dibuka dan ditutup, serta tab yang berganti isi.
Console
Bagian panel peramban tempat pesan kesalahan JavaScript dilaporkan beserta nomor barisnya. Anda membukanya tiap kali tombol tidak bereaksi, membaca pesannya pelan-pelan, lalu menelusuri berkas dan baris yang disebutkan di sana.
Validasi sisi klien
Pemeriksaan isian formulir yang berjalan di peramban pengunjung sebelum data terkirim. Anda menulisnya agar pengunjung langsung tahu format surel yang keliru pada detik yang sama, sementara pemeriksaan di sisi server tetap dibutuhkan demi keamanan data.
Hosting statis
Layanan yang menyimpan berkas HTML, CSS, dan JavaScript lalu menyajikannya lewat alamat web publik. Anda memakainya di modul penutup supaya proyek terbuka lewat tautan yang bisa dibagikan ke calon klien atau pewawancara kerja.